Ahad, 2 Oktober 2011

( 1 ) pagi aku masih di sini melayan mata yg x rasa mengantok lagi entah ngapa mata ni masih terang untok melihat tiap butang yg aku tekan ( 1 per 1 ) lagi bertambah laju bila perasaan menguasai mata . di luar sana hujan turun teramat lebatnya mata semakin cerah idear pun bertambah . jauh malam begini memang syadu . menempek laa perasaan yg x di undang tu . aduhai bukan niat aku nak berpuitis tapi hakikatnya aku memang suka begitu . kocakan angin malam membuat aku x lena tidur suara sangkodok menyanyi memecahkan kebutuan malam . hujan yg semakin mencurah2 pantas aku teringat (yg allah betapa engkau maha berkuasa ) kau jadikan ini semuanya untok aku melihat kedalam diri betapa besar dan agung nya malam dan siang . ( 2 ) waktu yg berbeza x dapat di hitong oleh hamba mu. dalam malam kau terbitkan pagi
suria yg memancar dengan penoh seribu 1 rahsia . jiwa bertakuk keimanan antara nikmat dan kebesaran . meraong di lubuk hati klau lah aku tahu rahsia disebalik matahari terkaku mata dan hati . malam kian menyepi sangkodok terus menyanyi hujan oooo hujan engkau turun lagi....
aku x pernah berhenti memuja kebesaran mu . dalam diam aku hayati tiap waktu yg engkau berikan . senja yg berlabuh memberi aku ( 1 ) nikmat yg x dapat di luahkan dengan kata2 biar seribu malam sileh berganti x akan merubah segalanya . senja ... kau menambat hati tiap insan yg berdiri depan mu . kau merangkak pergi menuju tabir malam . segengam hati yg kontang penuh onak dari mimpi2 ngeri belari dari semangat kupur . x akan berganjak dari ( 1 ) perjanjian yg hadir bersama salam dan ingantan ..kerana bumi ini bukan untok di hitung yg bernama maknusia . ( subhanalallah kau maha agung engkau anugerahkan kami dunia ini sebagai cermin diri untok meneruskan hidup yg pasti adanya mati )..........

Tiada ulasan:

Catat Ulasan